Jakarta (ANTARA GORONTALO) - Komikus Alex Irzaqi dan Sweta Kartika hanya diberi tenggat waktu sebulan untuk menyelesaikan komik adaptasi dari film silat "Pendekar Tongkat Emas" produksi Mira Lesmana.

"Walau sebulan terlalu singkat, tapi kesempatan ini sayang kalau dilepas," kata Zaqi pada Antara saat ditemui usai pemutaran film "Pendekar Tongkat Emas" di Jakarta, Kamis (11/12).

Dia bersama komikus Sweta Kartika bekerja sama membuat komik adaptasi sepanjang 32 halaman yang kisahnya dieksplorasi bebas dari potongan skenario film yang disutradarai Ifa Isfansyah.

Zaqi dan Sweta tidak mengalami kesulitan dalam bekerja sama karena keduanya telah beberapa kali berkolaborasi membuat komik dalam Kompetisi Komik Indonesia.

"Saat diberitahu saya hanya diberi waktu sebulan, saya langsung bilang 'ini harus sama Sweta'," katanya lalu terkekeh.

Peraih penghargaan The Winner Award di lomba Silent Manga Audition yang diselenggarakan majalah Jepang, Comic Zenon, itu berbagi tugas dengan Sweta.

Dia membuat ringkasan garis besar cerita yang akan divisualisasikan Sweta dalam adegan-adegan di panel komik.

"Dia punya kemampuan memetakan adegan secara cepat, saya cukup memberi cerita ke Sweta dan tugas Sweta adalah mewujudkan cerita itu dalam sekian halaman," tutur pembuat komik "Raibarong" itu.

Kemudian, Zaqi kembali bertugas dalam pewarnaan komik. Di tahap itu dia dapat kembali mengubah hasil yang dikerjakan Sweta agar lebih sempurna.

"Ada bagian yang dipotong atau diedit oleh Zaqi, oleh karena itu ada beberapa panel yang gaya sinematografinya berbeda. Gaya saya sangat sinematografis sementara Zaqi komik banget," ungkap Sweta.

Keduanya mengaku senang dapat menyumbangkan karya komik silat yang sudah lama tidak terdengar gaungnya di Indonesia.

"Kami berdua besar dengan komik silat," ujar Sweta yang telah menerbitkan komik "Grey dan Jingga".

Pewarta:

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2014