Jakarta (ANTARA GORONTALO) - Real Madrid harus menelan kekalahan 0-2
dari tuan rumah VfL Wolfsburg saat menjalani laga pertama perempat final
Liga Champions di Stadion Volkswagen Arena, Jerman, Kamis dini hari
WIB.
Pelatih Madrid, Zinedine Zidane, menyoroti
penampilan anak-anak asuhannya di babak pertama yang dinilainya tak
cukup bersemangat.
"Saya tidak senang dengan
jalannya pertandingan ... terutama di babak pertama," kata Zidane dalam
komentar purnalaga yang disiarkan laman resmi UEFA.
"Demikianlah
sulitnya sepak bola. Itu yang akan terjadi saat anda tidak bermain
dengan penuh semangat sejak awal laga," ujar Zidane menambahkan.
Meski
demikian Zidane menilai timnya masih memiliki peluang untuk mengubah
defisit dua gol tersebut saat menjamu Wolfsburg di Stadion Santiago
Bernabeu, Madrid, Spanyol, pada Rabu (13/4) pekan depan.
Mantan
bintang Madrid dan timnas Prancis itu menegaskan timnya harus
beristirahat dan menyiakan diri menghadapi laga kedua nanti.
"Kami harus beristirahat dan berpikir tentang laga kedua sebab kami masih memiliki peluang untuk mengubah segalanya," katanya.
Secara
matematis Madrid memang masih memiliki peluang untuk membalikkan
keadaan defisit dua gol di laga kedua, namun hal itu tak pernah mereka
lakukan dalam satu dekade terakhir di Liga Champions.
Terakhir
kali Madrid keluar sebagai pemenang dalam babak gugur setelah kalah di
laga pertama mereka lakukan pada musim 2001-2002, yakni mengalahkan
Bayern Muenchen dengan skor 2-0 di Santiago Bernabeu setelah takluk 1-2
di markas lama Muenchen, Stadion Olympiade Muenchen.
Menariknya,
pada musim itu Madrid berhasil melaju hingga meraih trofi Liga
Champions kesembilan mereka dengan Zidane mencetak gol penentu
kemenangan Los Galacticos 2-1 atas Bayer Leverkusen di partai final.
Penerjemah: Gilang Galiartha
Editor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026