Di tengah pandemi COVID-19, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gorontalo Utara, menyalurkan bantuan sarana dan prasarana (sarpras) kepada nelayan tangkap dan pembudidaya di daerah itu.

"Bantuan pemerintah ini bersifat stimulus untuk dapat meningkatkan produksi perikanan meski di masa pandemi COVID-19," ujar wakil bupati Gorontalp Utara, Thariq Modanggu, di Gorontalo, Jumat, pada penyerahan bantuan sarpras perikanan berlangsung di aula kantor Pelabuhan Nusantara, Kwandang.

Daerah ini katanya, akan terus berjuang meningkatkan produksi perikanan, untuk mencapai target ekspor yang akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan nelayan, baik nelayan tangkap maupun pembudidaya.

Ia berharap, nelayan penerima bantuan dapat memanfaatkannya dengan baik.

"Bantuan harus dapat meningkatkan produksi dan pendapatan nelayan. Jangan sampai bantuan disalurkan terus menerus namun pendapatan nelayan tidak pernah baik dan produksi mengalami penurunan," ucapnya.

Ia pun meminta agar nelayan membantu pemerintah daerah khususnya DKP terkait laporan produksi atas bantuan yang diterima.

"Setiap tahun data produksi harus disajikan, untuk memudahkan pengambilan keputusan terhadap kebijakan pemberian bantuan di sektor kelautan dan perikanan," katanya.

Sementara itu, kepala DKP setempat, Isjrak mengatakan, bantuan yang disalurkan di antaranya, 24 paket bubu ikan untuk 12 penerima di Kecamatan Ponelo Kepulauan.

Bantuan 'coolbox' sebanyak 30 unit, alat GPS untuk mengetahui posisi ikan dan bantuan pengelolaan irigasi tambak partisipatif dari Kementerian Kelautan dan Perikanan sebesar Rp4 miliar 85 juta, serta bantuan pompa dan kincir air untuk tiga kelompok.

Bantuan diserahkan di sentra-sentra produktif perikanan, agar pemanfaatannya tepat dan benar-benar mampu menunjang peningkatan pendapatan perekonomian nelayan, khususnya di masa pandemi COVID-19.

Pewarta: Susanti Sako

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2020