Wakil Bupati Bone Bolango,  Merlan S. Uloli menekankan komitmen pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk para Camat terhadap penegakan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Kalau ada pejabat maupun ASN yang tidak hadir dan tidak masuk kantor. Ada yang sudah sadar dan ada yang masih dengan pola lama. Tidak bisa seperti ini terus harus berubah," ucap Merlan, Selasa.

Merlan menegaskan kepada para pimpinan OPD dan Camat di lingkungan pemkab untuk menjadi contoh.

Kalau pimpinan OPD dan Camatnya sudah memberikan contoh, pasti akan serius untuk menegakkan aturan di OPD-nya, tetapi kalau pimpinannya masih cuek, masih masa bodoh dengan disiplin masuk kantor. Maka tidak akan ada komitmen untuk menegakkan aturan kepada bawahannya.

"Maka itu, saya tegaskan komitmen pimpinan nomor satu. Mau berubah dalam organisasi atau OPDnya, itu tergantung pimpinannya. Kalau hanya begitu-begitu terus, maka pimpinannya pasti ada sanksinya. Ini pembinaan berjenjang," tegas Merlan.

Merlan mengatakan sudah kurang lebih tiga bulan ia masuk kantor dan menjabat sebagai Wakil Bupati. Setiap saat persoalan disiplin ASN ini yang selalu ia sampaikan. Kalau ada yang belum dan tidak bisa berubah, berarti ini memang sudah wataknya. 

"Saya menganggap kalau orang tidak bisa menuju perbaikan, ini yang menghambat Bone Bolango dua kali lebih baik. Saya selalu sampaikan bagi penghambat untuk kemajuan daerah, itu tidak akan sejalan dengan saya, akan bertentangan dengan saya," kata dia, lagi.

Ia menambahkan karena niat baik untuk membangun daerah ini, tidak bisa hanya dari  Bupati, Wabup, dan Sekda. Butuh dukungan dari pimpinan OPD, Camat, dan seluruh jajaran ASN.

"Saya minta tolong, bantu saya dan pak Bupati. Kita sudah di ranah ASN ini kita diatur, ada aturannya, ada undang-undangnya. Jangankan masuk kantor, baju kita pun diatur," pungkasnya.
 

Pewarta: Adiwinata Solihin

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2021