Wakil Bupati Bone Bolango Merlan S.Uloli menyebutkan pelatihan teknis potensi SAR pertolongan penyelamatan di permukaan air dan pelatihan teknis pertolongan medis pertama menjadi upaya dalam mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan kondisi buruk

"Pelatihan ini diharapkan mampu menjawab tantangan tugas kemanusiaan dalam pencarian dan pertolongan bencana yang semakin berat," ucap Merlan S Uloli di Aula BPMP Provinsi Gorontalo di Gorontalo, Rabu.

Merlan mencermati fenomena alam dan permasalahan di Indonesia belakang ini. Ia mengaku prihatin dengan terjadinya beberapa kecelakaan transportasi baik darat, udara, laut dan ditambah lagi bencana alam seperti banjir, gempa bumi, tanah longsor, tsunami, kebakaran dan lain-lain.

"Hal ini mengisyaratkan kepada kita semua, bahwa ke depan, tugas kemanusiaan pencarian dan pertolongan akan semakin berat," ujar Merlan.

Menurut dia, dengan keterbatasan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas, sangat dibutuhkan keterlibatan berbagi pihak terkait untuk membantu pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.

"Pelatihan ini adalah salah satu bentuk upaya dan antisipasi untuk mempersiapkan diri kita dan masyarakat berpotensi SAR guna menghadapi pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan yang setiap saat pasti akan terjadi," tutur Merlan.

Kepala Pusat Pelatihan SDM Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Anggit Mulyo Satoto menjelaskan tujuan dilaksanakan pelatihan tersebut guna menyiapkan potensi masyarakat untuk dapat mandiri dan dapat melakukan penanganan kedaruratan yang ada di sekitarnya melalui pengetahuan dan keterampilan yang diberikan serta standar yang telah ditentukan.

"Sehingga mereka siap menolong dengan benar dan tepat untuk meminimalisir resiko yang besar dari korban yang diselamatkan," pungkas Anggit.

Pewarta: Adiwinata Solihin

Editor : Debby H. Mano


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2023