Karantina Pertanian Gorontalo memperketat pengawasan lalu lintas sapi yang dikirim ke Kalimantan guna mencegah penyakit hewan menjelang hari raya Idul Adha.

Kepala Karantina Pertanian Gorontalo Yusuf Patiroy di Gorontalo, Senin mengatakan saat ini frekwensi pengiriman sapi dari Provinsi Gorontalo ke Kalimantan mulai meningkat.  

Ia menjelaskan awal bulan Juni tercatat untuk tujuan Balikpapan berjumlah 795 ekor tujuan dan Tarakan sebanyak 570 ekor.

Jumlah tersebut meningkat dari pengiriman pada bulan sebelumnya. Yaitu ke Balikpapan sebanyak 192 ekor dan Tarakan sebanyak 290 ekor.  

"Meningkatnya permintaan hewan kurban ini sudah diprediksi dan untuk antisipasi, pejabat Karantina Pertanian yang bertugas telah disiagakan dan memperketat pengawasan lalu lintas ternak," ujar Yusuf.

Ia menegaskan kewaspadaan dan antisipasi perlu dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit hewan ternak, yakni penyakit mulut dan kuku (PMK) dan LSD.   

Pejabat karantina akan memastikan ternak yang dikirim telah divaksin PMK, serta telah melengkapi dokumen persyaratan karantina.  

Sebelum dikirim, sapi-sapi tersebut akan menjalani masa karantina selama 14 hari, untuk dilakukan tindakan karantina hewan berupa pemeriksaan, pengamatan dan perlakuan.

Dokter Hewan Karantina Muda Firman Kristianto menjelaskan, karantina melakukan pemeriksaan meliputi pemeriksaan fisik terhadap status present (keadaan umum hewan) dan pemeriksaan laboratorium sebagai penguat diagnosa dokter hewan karantina dengan target penyakit hewan yaitu brucella abortus bovis, PMK, dan parasit darah trypanosoma sp.

"Untuk tindakan karantina hewan perlakuan, pejabat karantina melakukan desinsektisasi individu sapi dan desinfeksi area kandang serta alat angkut. Hal ini dilakukan dalam upaya pelaksanaan biosecurity sebagai tindakan pencegahan penyebaran PMK dan Lumpy Skin Disease (LSD) yang masih menjadi wabah di Indonesia," jelas Firman.

Firman menambahkan, sapi yang telah menjalani masa karantina selama 14 hari dan tidak menunjukkan adanya gejala klinis dari terjangkit PMK maupun LSD, dapat diterbitkan sertifikat kesehatan hewan sehingga dapat dikirim ke daerah tujuan.

Pewarta: Adiwinata Solihin

Editor : Debby H. Mano


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2023