Jakarta (ANTARA GORONTALO) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan berupaya tetap beroperasi melayani penyeberangan penumpang Merak-Bakauheni pergi pulang saat perayaan HUT ke-72 TNI pada 5 Oktober 2017 yang digelar di Dermaga Indah Kiat, Merak, Provinsi Banten.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Faik Fahmi menyampaikan ucapan Dirgahayu kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-72 pada Kamis (5/10) dan apresiasi setinggi-tingginya atas kemeriahan defile ratusan kendaraan tempur darat yang akan berlangsung.

"Dirgahayu TNI yang ke 72, semoga dapat terus maju dan menjadi kebanggaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kami berharap, perayaan berjalan lancar," tutur Faik dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Dalam peringatan HUT ke-72 TNI yang akan dihadiri Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden RI M. Jusuf Kalla (JK) itu diperkirakan lebih dari 80.000 orang akan memadati lokasi acara, baik dari personel TNI maupun dari masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung perhelatan akbar.

Menyusul padatnya acara dan puluhan ribu massa yang akan membanjiri lokasi acara tersebut, PT ASDP Cabang Merak telah mempersiapkan strategi pelayanan kepada pengguna jasa yang ingin menyeberang ke Bakauheni.

Apalagi, ia mengemukakan, saat ini juga bersandar kapal perang TNI AL dalam berbagai jenis.

Sesuai rapat koordinasi untuk menjamin keamanan dan keselamatan dalam layanan penyeberangan ferry, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Provinsi Banten, Kementerian Perhubungan telah mengatur pola operasi pada pelayanan di Pelabuhan Merak menjelang dan saat puncak HUT TNI.

Adapun lokasi perhelatan, dijelaskannya, di antara Dermaga Indah Kiat dan Dermaga Ferry PT ASDP hanya berjarak kurang dari 1,2 kilometer.

Kendati telah dipersiapkan berbagai strategi pola operasi, lanjut Faik, pengguna jasa diimbau agar mengatur waktu perjalanannya jika ingin menyeberang dari dan ke Merak atau Bakauheni mengingat peringatan HUT TNI cukup berdampak pada aktivitas pelayanan Pelabuhan.

Pada hari Rabu (4/10) ini merupakan hari tenang, sehingga pelabuhan penyeberangan Merak masih tetap beroperasi normal.

Pada 5 Oktober 2017 pelayanan Angkutan Penyeberangan di Dermaga VI Pelabuhan Merak akan ditutup pada pukul 01.30 WIB, selanjutnya akan digunakan tempat sandar bagi KRI Tanjung Nusanive pada pukul 02.00 sampai dengan 15.00 WIB. Sedangkan Dermaga III dan IV Pelabuhan Merak akan ditutup mulai pukul 05.00 sampai dengan 13.00 WIB.

Dengan adanya penutupan ini, dikemukakannya, maka kapal kapal yang beroperasi di Dermaga III, IV dan VI akan dikeluarkan dari jadwal lintasan.

"Ada pengaturan pola operasi. Jika terdapat pengguna jasa yang akan menyeberang, maka pelayanan akan diberikan di Dermaga I dan II dengan jumlah kapal beroperasi sebanyak 12 kapal. Ini sifatnya fleksibel jika memang terdapat muatan. Intinya, kami berupaya semaksimal mungkin untuk melayani penumpang reguler," jelas General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak Fahmi Alweni.

Terkait keseluruhan aktivitas HUT TNI, seluruh dermaga di Pelabuhan Merak akan mulai beroperasi kembali setelah selesai acara puncak pada pukul 15.00 WIB.

Pewarta:

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2017