Gorontalo,  (Antaranews Gorontalo) -  Warga memberi apresiasi atas pelayanan program KB oleh Satgas TMMD 102 dan juga Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Desa Pangea, Kabupaten Boalemo.

Salah satu warga desa, Rahmawati menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut baru pertama kali dilaksanakan di desa mereka.

"Kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak TNI maupun BKKBN ini sangat membantu kami dalam hal untuk melakukan KB," jelasnya.

Pelayanan vasektomi atau KB bagi kaum laki-laki merupakan pengetahuan baru warga desa Pangea, karena selama ini mereka mengetahui bahwa pelayanan KB hanya bisa dilakukan kepada wanita saja.

Kepala Bidang KBKR Provinsi Gorontalo, Rosi Herawati mengatakan, bahwa banyak warga desa yang masih ragu dalam menggunakan KB atau vasektomi itu.

"Sosialisasi yang kami lakukan adalah tentang metode kontrasepsi vasektomi yang menjelaskan tentang partisipasi pria dalam ber-KB," ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa selama ini 90 persen KB itu dilakukan oleh wanita, jadi pihaknya mengarahkan agar para pria mau untuk menggunakan kontrasepsi.

"Kami akan melakukan pelayanan untuk pemasangan kontrasepsi baik wanita maupun pria pada tanggal 10 - 12 Agustus nanti," kata dia.

Pelayananan ini tidak akan dilakukan pada semua fasilitas kesehatan yang ada, nantinya akan ada jadwal tertentunya saja.

"Hal itu karena yang melakukan vasetomik ini adalah dokter yang benar-benar ahli dalam hal tersebut yang diundang dari Jakarta ataupun dari Makasar," tutupnya.

Pewarta: Adiwinata Solihin

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2018