Pemerintah Provinsi Gorontalo akan menerapkan konsep "Nomadic Tourism", untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah itu.

Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba di Gorontalo, Jumat mengatakan Nomadic Tourism digunakan sebagai solusi bila fasilitas hotel dan penginapan masih terbatas di lokasi destinasi dalam hutan atau pinggiran.

“Nomadic Tourism itu mudah dibuat karena mudah dipindah-pindah. Tidak membutuhkan bangunan permanen, sehingga bisa menjadi cara untuk menikmati alam tanpa harus merusak alam,” ujar Darda.

Konsep tersebut merupakan konsep wisata alam gaya baru, yang menjadi program prioritas unggulan nasional Kementerian Pariwisata RI.

Rencana tersebut,sebelumnya telah dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) Nomadic Tourism Destinasi Pariwisata Provinsi Gorontalo yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata.

Menurutnya konsep wisata ini sudah dilaksanakan di beberapa daerah lain di Indonesia. Bahkan konsep itu sudah diterapkan negara lain seperti Mongolia dan Maldives.

Namun dalam menjalankan program nasional itu, lanjutnya, tidaklah mudah karena akan terdapat kendala seperti izin penggunaan taman nasional serta bagaimana memetakan lokasi.

“Dibutuhkan peran pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan dalam pengembangannya. Komunikasi dan koordinasi menjadi hal yang penting dan dibutuhkan dalam sinergi pembangunan kepariwisataan daerah,” katanya.
 

Pewarta: Debby H. Mano

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2019