Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparek) Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo menggelar pelatihan pemandu wisata buatan kepada 40 peserta.

Kepala Disparek, Kabupaten Bone Bolango, Aznan Nadjamudin di Gorontalo, Jumat, mengatakan jika keberadaan pemandu wisata menjadi ujung tombak bagi destinasi wisata di Gorontalo, khususnya di Kabupaten Bone Bolango.

"Para pemandu wisata inilah yang akan mengarahkan kemana wisatawan untuk berkunjung, jadi mereka kita latih bagaimana cara menghadapi wisatawan, bagaimana berpakaian dan berpenampilan yang bagus ketika membawa wisatawan," jelasnya.

Menurutnya pemandu wisata yang ada di Bone Bolango masih sedikit jumlahnya, hal itulah yang mendasari dibuatnya pelatihan yang ditujukan untuk mereka yang sudah pernah memandu wisata serta belum pernah menjadi pemandu wisata,

"Rata-rata yang diikutkan dalam pelatihan ini adalah dari kelompok-kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang sudah terbentuk di Kabupaten Bone Bolango serta perwakilan dari Gorontalo Tourist Guide (GTG)," ungkapnya.

Sementara itu, Dosen Politeknik Pariwisata Makassar, Margaretha Wadid Rante selaku pemateri mengatakan untuk menjadi seorang pemandu wisata ada beberapa hal yang harus dipegang diantaranya yaitu keterampilan, pengetahuan dan perilaku yang baik.

"Pemandu wisata itu harus memberikan pelayanan kepada semua wisatawan yang datang secara baik karena seorang pemadu wisata merupakan garda terdepan untuk memberikan informasi kepada tamu yang berkunjung," ujarnya.

Ia berharap dengan adanya pelatihan itu diharapkan peserta dapat menjadi pemandu wisata yang mampu memberikan pelayanan dengan baik kepada wisatawan baik domestik ataupun mancanegara yang datang berkunjung," tambahnya.

Pewarta: Adiwinata Solihin

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2019