Gorontalo, (ANTARA GORONTALO) - Kelompok petani padi organik di wilayah pelosok Kabupaten Bone Bolango, yakni Kecamatan Pinogu, mengaku telah merasakan manfaat positif dari program optimasi lahan yang dijalakan oleh pemerintah daerah tersebut.
Ketua Kelompok Tani Oginawa, Mohamad Lahay, Rabu, mengatakan program opimasi lahan sangat dirasakan manfaatnya, selain meringankan biaya operasional, juga mampu meningkatkan produksi.
Mohamad berharap program optimasi lahan itu terus dilanjutkan guna mendukung sektor pertanian, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan produksi pertanian di Kecamatan Pinogu.
"Selain program optimasi lahan, kami juga berharap kepada pemerintah Kabupaten Bone Bolango, kiranya bisa memprogramkan pembangunan irigasi pertanian dan pembukaan perluasan lahan persawahan baru untuk menunjang ketahanan pangan," ujar Mohamad.
Pernyataan Mohamad tersebut terkait dengan kegiatan monitoring dan evaluasi program optimasi lahan saat pelaksanaan panen perdana padi organik di Kecamatan Pinogo.
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bone Bolango Suryanto Tabanal mengatakan, monitoring dan evaluasi program optimasi lahan merupakan salah satu bentuk pengawasan yang dilakukan oleh pihaknya guna mendukung peningkatan tanaman pangan.
"Adapun monitoring dan evaluasi optimasi lahan di Kecamatan Pinogu meliputi 130 hektar yang terdiri dari tujuh kelompok tani," kata Suryanto.
Suryanto menuturkan, adapun pelaksanaan program optimasi lahan di Kecamatan Pinogu berdasarkan usulan kelompok tani untuk anggaran tahun 2014, pihaknya telah mengadakan alat mesin pertanian (Alsintan) berupa handtraktor, handsprayer.
"Kemudian pengadaan pupuk organik, semuanya guna mendukung misi Bone Bolango Organik yang telah dicanangkan oleh Bupati Hamim Pou di daerah ini," ujar Suryanto.
COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2014
Ketua Kelompok Tani Oginawa, Mohamad Lahay, Rabu, mengatakan program opimasi lahan sangat dirasakan manfaatnya, selain meringankan biaya operasional, juga mampu meningkatkan produksi.
Mohamad berharap program optimasi lahan itu terus dilanjutkan guna mendukung sektor pertanian, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan produksi pertanian di Kecamatan Pinogu.
"Selain program optimasi lahan, kami juga berharap kepada pemerintah Kabupaten Bone Bolango, kiranya bisa memprogramkan pembangunan irigasi pertanian dan pembukaan perluasan lahan persawahan baru untuk menunjang ketahanan pangan," ujar Mohamad.
Pernyataan Mohamad tersebut terkait dengan kegiatan monitoring dan evaluasi program optimasi lahan saat pelaksanaan panen perdana padi organik di Kecamatan Pinogo.
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bone Bolango Suryanto Tabanal mengatakan, monitoring dan evaluasi program optimasi lahan merupakan salah satu bentuk pengawasan yang dilakukan oleh pihaknya guna mendukung peningkatan tanaman pangan.
"Adapun monitoring dan evaluasi optimasi lahan di Kecamatan Pinogu meliputi 130 hektar yang terdiri dari tujuh kelompok tani," kata Suryanto.
Suryanto menuturkan, adapun pelaksanaan program optimasi lahan di Kecamatan Pinogu berdasarkan usulan kelompok tani untuk anggaran tahun 2014, pihaknya telah mengadakan alat mesin pertanian (Alsintan) berupa handtraktor, handsprayer.
"Kemudian pengadaan pupuk organik, semuanya guna mendukung misi Bone Bolango Organik yang telah dicanangkan oleh Bupati Hamim Pou di daerah ini," ujar Suryanto.
Editor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2014