Gorontalo,  (ANTARA GORONTALO) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango melakukan evaluasi kembali Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil (PUPNS) di lingkungan pemerintahan itu, untuk mengetahui apakah ada PNS yang belum masuk penginputan data pribadi.

Hingga akhir bulan Desember 2015, jumlah PNS di lingkungan Pemkab Bone Bolango yang sudah teregister atau sudah terdaftar lewat PUPNS mencapai 4.472 pegawai dari jumlah PNS 4.572 orang.

"Dengan demikian dari 4.572 pegawai itu, ada sekitar 100 pegawai yang tidak mendaftarkan diri pada saat penginputan lewat PUPNS tersebut," ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone Bolango Ishak Ntoma, Senin.

Hanya saja kata Sekda, setelah dicari dan diverifikasi lagi dari 100 pegawai tersebut, ditemukan ada yang sudah meninggal, pensiun, sudah tidak aktif lagi, sudah mundur dari pegawai, dan ada juga yang sudah tidak masuk-masuk lagi serta sudah tidak menerima gaji.

Dari hasil verifikasi 100 pegawai itu tinggal 57 orang, dan setelah diverikasi lagi dari 57 pegawai tersebut masih ada sisa 15 pegawai yang masih aktif tapi sudah tidak jelas keberadaannya.

"Jadi begitu diverifikasi lagi, ternyata ada sekitar 15 pegawai yang masih aktif tapi

sudah tidak jelas keberadaannya di mana. Itu yang membuat saya heran," jelas sekda.

Guna mengatasi permasalahan tersebut, pihaknya memerintahkan kepada seluruh Kasubag Kepegawaian di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Cabang Dinas Dikbud untuk segera mencari dan mengecek data dan nama-nama pegawai tersebut ada di mana keberadaannya.

"Tolong dicek di daftar gaji bulanan di SKPD atau yang ada di DPPKAD maupun di Bank. Kalau gajinya tetap cair, ini perlu dipertanyakan siapa yang ambil uang gajinya, karena yang bersangkutan tidak jelas keberadaannya," tegasnya.

Sesuai data juga bahwa untuk PUPNS, data yang masih di level PNS atau belum kirim data ke admin level SKPD sebanyak 253 orang.

Sementara di admin level 1 SKPD sebanyak 148 orang, admin level 2 BKPPD sebanyak 3006 orang, dan di admin level 3 BKN 1.065 orang.



Editor : Hence Paat

COPYRIGHT © ANTARA 2026