"Guna mengatasi gangguan konflik sosial terhadap integritas nasional dan tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), maka perlu dilaksanakan deteksi dan peringatan dini di setiap daerah," kata Nurdin saat memimpin rapat Forkopimda terkait ancaman gangguan konflik sosial belum lama ini.
Untuk itu, peran semua pihak sangat penting dan diharapkan dalam pelaksanaan deteksi dan peringatan dini tersebut, sehingga daerah menjadi aman dan kondusif.
"Memang kita tahu bersama bahwa kondisi daerah hingga saat ini sudah berjalan dengan bagus, aman, tertib dan terkendali. Meski begitu, kondisi seperti ini tidak boleh lepas dari kontrol pemerintah, utamanya Forkopimda. Makanya sering diadakan rapat Forkopimda untuk membahas kondisi sosial setiap saat," katanya.
Nurdin juga berharap ke jajaran Forkopimda Bone Bolango tetap bersinergi.
"Sinergitas yang telah berjalan dengan baik dan bagus selama dirinya menjadi Penjabat Bupati Bone Bolango ini agar tetap dijaga dan dipelihara serta dilanjutkan," katanya.
Pada kesempatan itu, Nurdin juga menyampaikan pamitan sebagai penjabat bupati kepada jajaran Forkopimda Bone Bolango, karena pada 17 Februari 2016 sudah dilantik kepala daerah definitif.
"Berkat bantuan dan dukungan jajaran Forkopimda, tugas-tugas yang dibebankan kepada kami di pemerintahan Bone Bolango selama ini semuanya telah berjalan dengan baik," ujarnya lagi.
Nurdin sebelum menjabat Bupati Bone Bolango jelang Pilkada serentak 2015 lalu, merupakan Asisten II Bidang Perekonomian di Pemprov Gorontalo.
: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.