Koike, yang terpilih bulan lalu setelah dua pendahulunya mengundurkan diri karena skandal terkait persiapan Olimpiade, menerima bendera tersebut saat penutupan Olimpiade Rio de Janeiro hari Minggu lalu.
"Dengan tibanya bendera ini, ayo berkerja sama dengan semuanya untuk menggelar Olimpiade dan Paralimpiade," kata Koike yang begitu tiba di bandara Haneda dan langsung melambaikan bendera Olimpiade tersebut.
Olimpiade Tokyo sempat dihantam sejumlah masalah seperti perombakan rencana pembangunan stadion utama yang mengakibatkan penundaan sejumlah pembangunan, dan kasus penjiplakan logo.
Koike pulang bersama para atlet Jepang yang baru saja berlaga di Olimpiade 2016, di mana mereka berhasil meraih 12 medali emas -- terbaik sejak 2004, demikian dikutip dari Reuters.
Editor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.