Bagi Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi, Mohamad Nasir, kata-kata NKRI Harga Mati itu bukan basa-basi, melainkan sesuatu yang harus dipegang teguh seluruh warga negara Indonesia.
"NKRI merupakan pemahaman bersama, makanya harus dipertahankan dan dijunjung bersama untuk mencegah berkembangnya paham radikal di masyarakat," katanya di Semarang, Sabtu.
Dia katakan itu saat menjadi pembicara kunci pada seminar nasional dengan tema "Menghadirkan Kitab Kuning, Melawan Paham Radikal, Strategi Mencegah Radikalisme Berbasis Agama di Perguruan Tinggi".
Nasir mengancam akan memberikan sanksi tegas kepada rektor perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, jika ada mahasiswanya yang terbukti turut dan mengembangkan paham radikal.
Editor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.