Gorontalo, (ANTARA GORONTALO) - Operasi pasar murah sembako yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo di samping rumah dinas gubernur, Kamis, laris terjual dalam satu jam.

Jenis sembako yang dijual oleh Dinas Koperasi UMKM Perindusrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Provinsi Gorontalo, di antaranya gula pasir 1,5 ton, beras 800 kilogram, ikan 220 kilogram, udang 100 kilogram, cabe 1 ton, bawang nerah 800 kilogram, telur dan mie instan.

Kepala Diskumperindag Provinsi Gorontalo Haris Hadju menjelaskan dari berbagai macam kebutuhan pokok tersebut, ada yang dijual sesuai harga distributor dan harga di bawah dari harga distributor.

"Ada beberapa jenis bahan pokok yang telah disubsidi oleh pemerintah melalui kebijakan Gubernur Gorontalo, untuk mengimbangi harga dipasaran," katanya di Gorontalo.

Sementara harga gula pasir pada tingkat distributor Rp12.500 per kilogram, telah disubsidi dan dijual dengan harga Rp10.000 per kilogram.

Demikian pula dengan beras yang hanya dijual dengan harga Rp7.000 per kilogram.

Sementara itu cabe rawit dijual dengan harga Rp30.000 per kilogram, bawang merah Rp 15.000 per kilogram.

Dua jenis kebutuhan pokok tersebut hanya hampir satu jam langsung habis, karena harga di pasaran bisa mencapai Rp60.000 sampai Rp90.000 per kg.

"Untuk cabe rawit memang akhir-akhir ini harganya turun naik, dengan kisaran sampai Rp90.000 per kilogram. Namun seiring dengan terus dilakukan operasi pasar oleh pemerintah, harga bisa terus ditekan,"jelasnya.

Beberapa produk kebutuhan pokok tersebut, lanjut Haris, mendapat dukungan dari beberapa distributor, termasuk Bulog, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), Dinas Pertanian, serta Dinas Kelautaan dan Perikanan yang dikoordinir langsung oleh Dinas Kumperindag.

Pewarta: Debby Mano
Editor : Hence Paat

COPYRIGHT © ANTARA 2026