Jakarta (ANTARA) - TNI AU memastikan hingga saat ini proses pelatihan untuk calon penerbang pesawat tempur Rafale masih berlangsung.

"Pelatihan penyiapan sumber daya manusia sedang berjalan dan terus berjalan hingga seluruh pesawat datang," kata Komandan Skadron 12 Letkol Pnb Binggi "Rayden" Nobel saat ditemui di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin.

Menurut Binggi, pihaknya telah memiliki delapan pilot pesawat tempur Rafale tahun ini.

Ke-8 pilot itu dipilih setelah sebelumnya menjalankan pelatihan dan seleksi yang ketat oleh pihak TNI AU.

Sebelum menjalani latihan, TNI memilih para calon penerbang Rafale berdasarkan pengalaman dan jam terbang tinggi sebagai penerbang tempur.

Setelah seluruh syarat telah terpenuhi, barulah para penerbang yang telah terpilih diizinkan untuk menjalani latihan sebagai calon pilot Rafale.

Dia melanjutkan, selama pelatihan, para calon pilot Rafale mempelajari ragam materi dari mulai teknis hingga praktik.

Bahkan, para calon pilot itu sempat menjalani pelatihan di Prancis, negara tempat Rafale dibuat.

Dia menambahkan, saat ini Skadron 12 TNI AU direncanakan akan kedatangan empat pilot Rafale.

"Saat ini kita dari yang sudah ada adalah memiliki delapan penerbang, yang di mana delapan ini, empat di antaranya sedang melaksanakan program konversi (latihan)," jelas Binggi.

Binggi berharap seluruh personel, alutsista dan infrastruktur pesawat Rafale dapat mendukung operasional TNI AU dengan maksimal.

"Kesiapan pilot, teknisi dan dan elemen pendukung lainnya sangat krusial dalam pengawakan dan pengoperasionalan Skadron Pesawat MRCA Rafale," tutup dia.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TNI AU pastikan pelatihan untuk calon pilot Rafale terus berlangsung

Pewarta: Walda Marison
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026