Jakarta (ANTARA) - Teheran tidak berniat untuk melepaskan hak-hak yang dijamin oleh Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT), kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei, Senin, menanggapi pernyataan Amerika Serikat tentang pengayaan uranium Iran.
Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia akan puas jika Iran menangguhkan pengayaan uranium selama 20 tahun, tetapi untuk itu Washington membutuhkan jaminan nyata bahwa Teheran akan mematuhi perjanjian tersebut.
"Saat ini kami fokus untuk mengakhiri perang. Mengenai isu nuklir, kami telah menekankan bahwa kami tidak berniat untuk melepaskan hak-hak kami berdasarkan NPT," kata Baghaei kepada wartawan.
"Kami belum membahas detail masalah nuklir, dan pada tahap saat ini semua perhatian kami akan terfokus pada upaya mengakhiri perang," imbuhnya.
Salah satu pilar dalam perjanjian tersebut berisi tentang hak setiap negara untuk menggunakan, mengembangkan, dan meneliti teknologi nuklir untuk tujuan damai, seperti pembangkit listrik tenaga nuklir.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran tak berniat lepaskan haknya yang dijamin NPT
Pewarta: KatrianaEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026