Gaza (ANTARA) - Sumber-sumber medis di Jalur Gaza memperingatkan soal penderitaan pasien hipertensi yang semakin memburuk, di mana sekitar 225.000 orang menghadapi peningkatan risiko akibat kelangkaan obat-obatan dan layanan kesehatan yang minim.

Sumber itu mengindikasikan bahwa penundaan pemeriksaan rutin yang berkepanjangan menghambat deteksi dini dan penanganan penyakit. Sementara itu, penghancuran pusat perawatan primer telah menyebabkan kurangnya diagnosis dan tindak lanjut medis.

Disebutkan pula bahwa pola makan yang kurang sehat dan seimbang serta kondisi lingkungan yang buruk semakin memperparah penyakit tersebut, di lingkungan yang tercemar dan tidak higienis.

Mereka juga memperingatkan bahwa pengungsian berulang dan stres psikologis akibat perang, kemiskinan, dan pengangguran berpotensi meningkatkan komplikasi serius dan stroke mendadak.

Sumber: WAFA

 


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Krisis Gaza perburuk kondisi ribuan pasien hipertensi

Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026