Jakarta (ANTARA) - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menyebut bisnis berbasis kekayaan intelektual atau Intellectual Property (IP) sebagai “tambang baru” yang memiliki potensi ekonomi besar di masa depan.
“Jadi ini bisnis IP, makanya IP bisnis ini juga dibilang bahwa ‘The New Mining’, jadi tambang baru,” kata Riefky dalam peluncuran dan konferensi pers "Indonesia Animation Report 2026" di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, industri berbasis IP memiliki potensi nilai ekonomi yang besar jika dikembangkan secara berkelanjutan melalui berbagai platform bisnis seperti film, gim, merchandise, musik, hingga produk turunan lainnya.
Riefky mencontohkan IP global seperti Gundam dan Pokemon yang mampu menghasilkan pendapatan besar selama puluhan tahun.
“IP Gundam dalam 47 tahun menghasilkan sekitar 26 billion US Dollar atau sekitar Rp460 triliun. Selain itu IP Pokemon dalam 30 tahun itu menghasilkan 92 billion US Dollar, sekitar Rp1.600 triliun,” ujarnya.
Ia mengatakan nilai ekonomi Pokemon pada 2025 bahkan telah mencapai sekitar Rp2.500 triliun dari satu IP.
Riefky menyebut Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan IP lokal mengingat anggota Asosiasi Industri Animasi Indonesia (AINAKI) saat ini telah memiliki 299 IP karakter.
“Kalau kita kelola dengan benar, ini yang kita sedang dorong adalah apakah itu IP karakter yang munculnya dari video games, apakah dari merchandise, apakah nanti digunakan untuk trading cards, komik, box office film, home entertainment, buku, musik, atau video klip,” katanya.
Ia menilai kreator IP saat ini memiliki posisi strategis yang dapat disejajarkan dengan sektor industri sumber daya alam pada masa lalu.
“Kalau hari ini ada IP-IP kreator menunggu di depan ruangan Anda, itu jangan dianggap remeh. Karena sekian tahun kemudian mungkin ini go public ketika IPO, ini akan jadi bisnis yang juga enggak kalah besar dari bisnis tambang,” ujar Riefky.
Indonesia Animation Report 2026 diluncurkan sebagai studi komprehensif mengenai kondisi, potensi, dan tantangan industri animasi nasional.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri Ekraf sebut bisnis IP sebagai "tambang baru"
Pewarta: Farika Nur KhotimahEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026