"Kami tak mengira kebobolan begitu awal, gol itu membuat mereka (Juventus) hidup. Mereka berkembang, bermain bagus, sedangkan kami tidak. Kami menciptakan beberapa peluang, tetapi tidak bagus dalam keseluruhan permainan kami," kata Zidane dalam laman UEFA.
"Kami kesulitan memainkan pola permainan yang kami inginkan," sambung dia.
Sedangkan pelatih Juventus Massimiliano Allegri tidak menyembunyikan kekecewaan mengapa pertandingan ini tidak berlanjut ke babak perpanjangan waktu yang disebutnya layak didapatkan Juventus.
"Saya kira kedua tim layak mendapatkannya," kata Allegri. "Sayang detail-detail kecil telah mengubah semuanya. Saya sudah menyiapkan dua pergantian untuk babak perpanjangan waktu dan saya sudah yakin kami bisa melakukannya."
"Kami ingin menjadi yang terbaik. Kadang-kadang sesuatu berpihak kepada Anda, dan pada waktu yang lain tidak berpihak. Kami harus melupakan momen sulit ini dan melangkah ke depan," kata Allegri.
Juventus pantas kecewa karena tersingkir oleh sebuah tendangan penalti yang dilepaskan Cristiano Ronald pada menit 90+8 atau setelah delapan menit dari waktu normal selesai.
Baca juga: Tendangan Penalti Ronaldo Membawa Real Madrid ke Semifinal
Baca juga: Wenger: Arsenal Fokus ke Liga Europa
Pewarta: SYSTEMEditor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.