Pernyataan itu disampaikan Unite pada Jumat waktu setempat, setelah sehari sebelumnya Ford mengungkapkan akan memangkas ribuan pekerja, mempertimbangkan menutup lini produksi kendaraan yang merugi sebagai bagian dari upaya kembali beroperasi secara menguntungkan.
Ford juga berkonsultasi dengan serikat pekerja mengenai rencananya tersebut.
"Unite berkomitmen penuh untuk menentang segala redudansi wajib dan berkampanye keras agar Bridgend memiliki masa depan yang layak," kata juru bicara otomotif Unite, Des Quinn, dalam sebuah pernyataan dilansir Reuters.
Pewarta: Chairul RohmanEditor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.