Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura akan memasukkan perjuangan tokoh Tombolotutu dalam kurikulum pembelajaran di sekolah sebagai pengingat sejarah atas tokoh tersebut menentang penjajahan.
 
"Sejarah perlawanan Tombolotutu saya masukkan ke dalam kurikulum pembelajaran sekolah di Sulteng, sebagai bangsa yang besar kita tidak boleh melupakan sejarah," kata Rusdy saat menghadiri syukuran atas penobatan Tombolotutu sebagai salah satu pahlawan Nasional yang berlangsung di Tinombo, Parigi Moutong, Jumat (27/11) malam.
 
Rencananya, sejarah tersebut akan di masukkan mulai dari kurikulum jenjang pendidikan sekolah dasar (SD), SMP dan SMA atau sederajat, oleh karena itu sebagai generasi penerus, maka peserta didik jangan buta terhadap perjalanan tokoh-tokoh asal Sulteng yang ikut berjuang memerdekakan bangsa dan negara dari penjajahan asing.
Nama tokoh Tombolotutu, merupakan salah satu pahlawan Nasional yang baru ditetapkan Presiden RI Joko Widodo pada momen hari pahlawan.
 
"Ini hal penting dalam dunia pendidikan, selain ilmu pengetahuan lainnya," ujar Rusdy.

Oleh karena itu, Pemprov Sulteng meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat serta pihak terkait lainnya merumuskan rencana ini untuk dimasukkan ke dalam bagian sistem pembelajaran di sekolah, lalu disebar luaskan ke pemerintah kabupaten/kota di provinsi tersebut.

"Apa yang dilakukan ini adalah sebagai bentuk penghargaan pemerintah daerah atas apa yang telah diperjuangkan pahlawan membela tanah air untuk nusa dan bangsa," kata disebabkan.
 
Di kesempatan itu, dilakukan penyerahan salinan Keputusan Presiden (Kepres) Penganugerahan Tombolotutu sebagai pahlawan Nasional dari ahli waris keluarga diwakili Mulhanan Tombolotutu kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong yang diterima oleh Wakil Bupati Parigi Moutong Badrun Nggai, lalu diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang diterima langsung Gubernur Rusdi Mastura.
 
Bersamaan itu pula, diserahkan foto Tombolotutu untuk disimpan dan di pajang di museum, termasuk piagam dan plakat gelar pahlawan Nasional.
 

Pewarta: Mohamad Ridwan

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2021