Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya menyebutkan kerja sama dari seluruh pihak sangat penting untuk menyukseskan perekaman kartu tanda penduduk (KTP) di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.

"Saya ingin perekaman KTP elektronik di Kabupaten Boalemo untuk dimaksimalkan," ucap Ismail Pakaya pada sosialisasi pendidikan politik bagi masyarakat dan pemilih pemula di Kantor Desa Suka Maju, Boalemo, Sabtu.

Ia menjelaskan hal tersebut perlu dilakukan karena berdasarkan hasil data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih ada 1.600 yang belum merekam KTP elektronik di Kabupaten Boalemo.

"Dari 1.600 yang belum terekam itu kebanyakan adalah pemilih pemula. Saat saya diskusi dengan KPU, hanya dikasih waktu sampai tanggal 23 Juni untuk pendataan. Berarti dari hari ini, tersisa tinggal enam hari lagi. Jadi tolong ini dimaksimalkan," ucap Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya.

Ismail menilai kerja sama pemerintah kabupaten dengan kecamatan dan desa sangat penting untuk menyukseskan perekaman KTP elektronik tersebut.

"Nanti tolong dibantu juga mulai dari desa untuk dilakukan pendataan, mereka-mereka yang menjadi sasaran kita agar bisa punya KTP. Karena jangan sampai nanti mereka tidak bisa memilih," ujar dia.

Pada kegiatan sosialisasi tersebut juga dibuka layanan perekaman KTP. Dia mengharapkan layanan yang disediakan pemerintah Kabupaten Boalemo tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

"Di tempat ini disediakan layanan perekaman juga, jadi saya harap kepada adik adik dan bapak ibu yang hadir yang belum punya KTP bisa memanfaatkan layanan tersebut, sehingga ini bisa mengurangi jumlah yang 1.600 tadi," ajak Ismail.

Selain membuka sosialisasi pendidikan politik, Penjagub Ismail membuka rangkaian pasar murah di Lapangan Suka Maju dan meninjau layanan perizinan usaha dan layanan kesehatan yang dipusatkan di Kantor Camat Wonosari.*

Pewarta: Adiwinata Solihin

Editor : Debby H. Mano


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2023