Bupati Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo Thariq Modanggu mengimbau eksportir perikanan di daerah itu, mampu menjaga rantai pasok produksi perikanan untuk kepentingan keberlangsungan ekspor produk perikanan di daerah ini.

"Saya bangga daerah kita bisa melakukan ekspor perikanan untuk komoditas ikan kerapu dan tenggiri dengan negara tujuan Singapura. Saya pun mengimbau agar eksportir atau pelaku usaha perikanan dapat menjaga rantai pasok di tingkat nelayan. Serta Dinas Kelautan dan Perikanan maupun instansi terkait dapat melakukan pembinaan kepada nelayan," kata Bupati Thariq di Gorontalo, Jumat.

Pembinaan tersebut harus dilakukan secara terus menerus mengingat aktivitas ekspor kata bupati, dapat terwujud berkelanjutan asalkan para pelaku dapat memenuhi tiga syarat.

 Yaitu, kapasitas produk yang cukup tersedia. Kualitas produk segar yang benar-benar terpenuhi, dan kegiatan ekspor yang berkelanjutan.

"Saya pasti mendukung aktivitas ekonomi ini, sebab sangat mendorong perkembangan ekonomi daerah. Saya berharap akan banyak pelaku usaha berlomba melakukan ekspor tersebut," katanya.

Ia mengingatkan pula bahwa menjaga rantai pasok nelayan wajib menjadi perhatian sebab sangat penting dalam menjaga kapasitas produksi.

Harga ikan kerapu jenis Sunu yang diminati pasar dunia, di tingkat nelayan di daerah ini pun harganya sangat menggiurkan, berkisar Rp105 ribu per kilo gram.

"Harga yang diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan secara signifikan jika aktivitas produksi senantiasa terjaga," katanya.***

Pewarta: Susanti Sako

Editor : Debby H. Mano


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2023