Bupati Bone Bolango Merlan S Uloli mengatakan penurunan angka tengkes (stunting) dan kemiskinan akan menjadi ukuran penilaian kinerja dari para camat dan kepala desa di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

"Kinerja kades dan camat diukur dari bagaimana sinkronisasi data dan intervensi program untuk menurunkan kemiskinan ekstrem dan stunting. Ini harus dituntaskan dengan bergerak cepat," kata Merlan di Bone Bolango, Senin.

Merlan yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Bone Bolango itu mengungkapkan, dua hal tersebut menjadi fokus program Pemerintah Kabupaten di bawah komandonya.

Selain kades dan camat, dirinya pun meminta para orang tua dan masyarakat untuk menyukseskan program tersebut. Ia mencontohkan untuk program penurunan stunting harus diintervensi dari 1.000 hari pertama kehidupan atau sejak berada dalam kandungan.

"Ini harus kita perhatikan dengan baik gizi dan proteinnya agar terpenuhi. Ini memang membutuhkan kesabaran dan dukungan semua pihak," ujar Merlan.

Dia mengatakan di tengah keterbatasan anggaran, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango berupaya terus memperhatikan hal ini dengan tetap memprioritaskan bantuan susu yang sesuai dengan rujukan Kementerian Kesehatan.

Sedangkan untuk penghapusan kemiskinan ekstrem, Ia meminta para aparat di desa dan kecamatan untuk mengintervensi dengan program yang sejalan bersama Pemerintah Kabupaten.

Ia juga berpesan, untuk program intervensi dua hal tersebut para aparat agar bekerja berdasarkan data nama dan alamat yang sudah dibagikan di semua kecamatan dan desa.*

Pewarta: Adiwinata Solihin

Editor : Debby H. Mano


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2024