Gorontalo, (ANTARA GORONTALO) - Warga Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo menggelar lomba karapan roda sapi untuk melestarikan salah satu tradisi daerah tersebut, Jumat.

Abdul Jabar Muhidim, Sekretaris Panitia kegiatan itu mengatakan, lomba itu merupakan salah satu cara untuk memupuk tradisi lokal serta mempererat silaturahmi.

"Kegiatan ini diikuti sejumlah daerah, bukan hanya dari Provinsi Gorontalo saja, bahkan dari Minahasa, Sulawesi Utara," kata Abdul Jabar.

Berbagai jenis cabang dilombakan pada karapan roda sapi tersebut, mulai dari jarak 100 meter, 150 meter, 200 meter hingga 250 meter.

"Total peserta berjumlah 86 sapi atau 43 pasang sapi dari berbagai daerah. Semua fasilitas, hadiah, dan tempat serta dana digalang oleh masyarakat, kami bahkan menargetkan akan menggelar lomba serupa tiga kali dalam setahun," ujarnya lagi.

Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Gorontalo Ayuba Hida yang membuka lomba tersebut mengatakan, pemerintah mendukung kegiatan yang bersifat pelestarian tradisi lokal.

"Bahkan jika dikemas dengan lebih baik lagi, tidak menutup kemungkinan lomba ini akan menjadi daya tarik pariwisata," katanya.

Karapan roda sapi Gorontalo merupakan salah satu tradisi warga dengan melombakan dua ekor sapi yang diikat bersama untuk menarik sebuah gerobak kecil yang dapat dinaiki oleh joki.

Pewarta: Adiwinata Solihin

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2017