Gorontalo,  (ANTARA GORONTALO) - Angka partisipasi pemilih di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, sangat tinggi yakni mencapai 82 persen.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Fadlyanto Koem, Jumat, mengungkapkan, data tersebut adalah hasil survei yang dilakukan pihaknya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 21 September 2013.

Angka ini melebihi target nasional yang menetapkan 75 persen angka partisipasi pemilih untuk Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif dan presiden.

KPU akan memaksimalkan pendidikan politik kepada masyarakat, untuk semakin meningkatkan angka partisipasi pemilih agar tidak turun pada pemilu legislatif 9 April.

Termasuk berkoordinasi dengan seluruh partai politik dan calon anggota legislatif (caleg) untuk menghindari politik uang, atau kampanye hitam yang akan menghilangkan kepercayaan masyarakat pada pilihannya.

"Partai politik diimbau memberi penajaman visi intelektual yang membumi kepada para kontestan, agar kepercayaan rakyat semakin tinggi," ujarnya.

KPU sendiri kata dia, akan menggelar sejenis lomba di seluruh kecamatan dan desa, terkait jumlah partisipasi pemilih tertinggi dan wilayah terendah yang berhasil menjauhkan praktek politik uang.

Wilayah yang berhasil menerapkannya, akan diberikan penghargaan seperti yang dilakukan tahun 2010 lalu, pada Pemilu legislatif 2009 yang berhasil meningkatkan angka partisipasi pemilih di daerah ini.

Kegiatan pendidikan pemilih oleh KPU ini berhasil menjadi percontohan "pilot project" di tingkat nasional, dalam mendorong kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di Indonesia.

Pewarta: Susanti Sako

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2014