Yerusalem (ANTARA GORONTALO) – Israel melarang 22 warga Palestina menghadiri sebuah pameran foto Tel Aviv untuk memperingati 50 tahun pendudukan Israel di Tepi Barat, kata kelompok HAM Israel pada Kamis (07/12). 

B'Tselem, yang menyelenggarakan acara tersebut dengan dukungan Uni Eropa (UE), mengatakan sebagian dari mereka yang dilarang adalah fotografer dan beberapa lainnya merupakan subjek dalam foto yang dipajang. 

Potret itu adalah 50 warga Palestina yang lahir pada 1967, tahun Israel merebut Tepi Barat. 

Acara tersebut digelar untuk memperingati Hari HAM Internasional. 

Utusan UE untuk Israel Emanuele Giaufret menghadiri sebuah resepsi pada Kamis untuk pameran itu, meskipun mendapat protes dari Israel, kata B'Tselem. 

Pada Senin, Israel secara blak-blakan mengkritik UE atas rencana Giaufret untuk berpartisipasi. 

“Untuk alasan yang tidak diketahui, rakyat UE yakin bahwa cara merebut hati warga Israel adalah dengan meludahi wajah mereka,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Emmanuel Nahshon seperti dikutip AFP.

Pewarta:

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2017