Gorontalo,  (ANTARA GORONTALO) - Tim Kementerian Perindustrian RI, mengunjungi rumah jahit yang menjadi sentra produksi kain kerawang di Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Dirjen Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian Evis Soedah, Kamis, mengatakan kunjungan tersebut untuk melihat langsung aktivitas dan hasil kerajinan khas kain kerawang termasuk melihat keunikan para pengrajin batik di daerah ini yang mampu mengkolaborasikan seni membatik dengan sulaman kerawang yang mulai diminati.

"Saya ingin melihat langsung aktivitas pengrajin kain kerawang, termasuk melihat sumber bahan baku dan pemasarannya," Ujarnya.

Menurutnya, di pesisir Danau Limboto terdapat tanaman Indigofera atau sejenis tumbuhan yang daunnya bisa digunakan sebagai bahan pewarna pada tekstil dan serat alam, seperti batik.

Sehingga ia berharap, sentra produksi atau rumah jahit yang dikelola kaum perempuan ini, bisa memanfaatkannya untuk pewarnaan kain sebagai bahan baku sulaman kerawang.

Pihaknya pun kata Evis, berharap kerajinan tangan ini lebih maju dan berkembang sebagai ikon daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) setempat, Cokro Katili, mengatakan, pihak Kemenperin mengunjungi dua lokasi rumah jahit binaan tim penggerak PKK kabupaten ini, serta pusat kerajinan kerawang Desa Mongolato, Kecamatan Telaga.

"Kunjungan ini diharapkan lebih memotivasi para pengrajin, agar semakin meningkatkan kualitas produksinya yang mulai digemari di tingkat nasional ini," Ujarnya.

Selain pemasaran diharapkan kedatangan tim kementerian ini bisa membantu publikasi produksi kerajinan tangan kain kerawang yang sangat digemari kaum ibu dari berbagai kalangan.

Pewarta: Susanti Sako

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2014