Pasangan pertama yang mendaftar adalah Hamim Pou-Kilat Wartabone, yang datang ke KPU Bone Bolango sekitar pukul 10.00 wita. Keduanya pasangan "incumbent" saat ini.
Kemudian disusul pasangan Indrawanto Hasan-Ahmad Tahidji, yang mendaftar pukul 13.00 wita, serta pasangan Syamsir Djafar Kiayi-Husain Lamanasa pukul 14.30 wita.
"Pada hari kedua jadwal pendaftaran di KPU, sudah ada tiga pasangan calon yang mendaftar," kata ketua KPU Bone Bolango, Darwis Hasan.
Ketiga pasangan calon ini sudah menyerahkan syarat-syarat pencalonan, di mana untuk calon dari partai Politik harus memiliki Rekomendasi DPP pusat, memiliki cukup kursi di parlemen yaitu minimal 5 Kursi dan memiliki kepengurusan yang Sah.
"Untuk calon perseorangan harus melampirkan berita acara hasil pleno di tingkat KPU terkait pemenuhan syarat pendaftaran," kata Darwis.
Terkait dengan partai pengusung, lanjut Darwis, pasangan Hamim-Kilat diusung oleh PAN dengan tiga kursi di DPRD setempat serta PKPI memiliki dua kursi.
Untuk pasangan Indrawato-Ahmad diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang memiliki empat kursi dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Satu kursi di DPRD.
"Khusus dari PPP, Indrawanto-Ahmad mendapat rekomendasi dari dua kubu, baik kubu Rohamurmuziy dan kubu Djan Faridz," ungkap Darwis.
Sementara pasangan calon perseorangan Syamsir Djafar Kiayi-Husain Lamanasa, dukungan KTP yang telah diverifikasi hingga tingkat bawah ada 15.982 dukungan yang telah memenuhi syarat, di mana syarat minimal yang telah ditentukan sebanyak 15.763 KTP.
Editor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.