"Program ini merupakan bentuk upaya pemerintah desa bekerja sama dengan Puskesmas Tilango dalam menanggulangi dan mengeliminasi penderita serta menurunkan angka kematian, memutus mata rantai penularan penyakit TBC di masyarakat," ucap Roni di Gorontalo, Senin.
Mantan Kepala Dinas Kesehatan itu menjelaskan dalam menuju Desa Sehat masyarakat diimbau rutin melaksanakan olahraga, tidak meminum obat terlarang, mengkonsumsi air bersih, dan melakukan pemeriksaan kesehatan.
"Saya berharap untuk terus menjaga kesehatan, karena kesehatan sangat penting agar ke depan bisa bekerja, bersekolah, maupun melakukan aktivitas lainnya,” jelas Sekda Roni.
Ia mengatakan TBC merupakan penyakit yang mudah menular dan mematikan, bahkan lebih sulit diobati dari COVID-19. Maka langkah pencegahan lebih baik dari pada penyembuhan, katanya.
"Oleh karena itu saya mengimbau kepada masyarakat jika sudah merasakan gejala batuk segera datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan," harap Roni.
Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo, Roni menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa yang telah bekerja sama dengan puskesmas mencanangkan Desa Sehat Bebas TBC.
"Semoga pelaksanaan Program Desa Sehat dapat berjalan baik, serta mendapatkan dukungan dari semua pihak, elemen pemerintah baik tingkat provinsi, kabupaten dan kecamatan, sehingga dalam mengeliminasi penyakit TBC," pungkasnya.
Salah satu langkah untuk mencegah TBC adalah dengan menerima vaksin BCG (Bacillus Calmette-Guerin) yang termasuk dalam daftar imunisasi wajib dan diberikan sebelum bayi berusia dua bulan.
Bagi yang belum pernah menerima vaksin BCG, kata dia, dianjurkan untuk melakukan vaksin bila terdapat salah satu anggota keluarga yang menderita TBC.
Pewarta: Adiwinata SolihinEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.