Tradisi masyarakat yang merupakan rangkaian Lebaran Ketupat, ramai didatangi masyarakat setelah tiga tahun tidak digelar karena pandemi COVID-19.
Salah seorang warga Rustamin mengaku sudah lama ia tidak melihat pacuan kuda dan sapi tradisional di Yosonegoro.
"Seru sekali, sudah tiga tahun tidak dilaksanakan, akhirnya tahun ini ada," ucap dia.
Ia mengatakan, pacuan kuda dan sapi menjadi atraksi pariwisata karena menjadi tempat untuk berlibur sambil menyaksikan seru nya lomba.
Hal serupa diungkapkan, Nurjanah, ia mengatakan datang bersama keluarga untuk menyaksikan balapan tradisional tersebut.
"Kami datang dengan keluarga, sudah lama tidak menyaksikan lomba ini," ujar dia.
Ia berharap, lomba yang diikuti oleh para joki dari berbagai daerah di Provinsi Gorontalo, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara tersebut, tetap digelar, sebagai tradisi yang telah melekat di daerah tersebut.
Pewarta: Adiwinata SolihinEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026