"Dengan gemar membaca yang membudaya dalam diri, maka tingkat keberhasilan dalam kehidupan di masyarakat akan membuka peluang kesuksesan hidup yang lebih baik," ungkap Bupati Nelson.
Menurut Bupati, di kabupaten Gorontalo terdapat 50 perpustakaan yang di fasilitasi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo, namun hanya perpustakaan Amanah yang berkembang dengan baik.
"Perpustakaan Amanah Desa Tabongo, terintegrasi dengan program Paket A dan B, sehingga benar-benar menjadi wahana belajar sepanjang hayat bagi masyarakat desa Tabongo," ucapnya.
Ia mengatakan, Perpustakaan Desa Tabongo masuk 5 besar klaster B tingkat Nasional, dan akan diundang ke Jakarta untuk melakukan presentasi.
"Hal ini sudah diawali dengan penilaian oleh Tim Penilai Nasional di Desa Tabongo mulai tanggal 20 -21 juni 2016, besok," kata Bupati.
Bupati menambahkan, Kabupaten Gorontalo telah mencanangkan visi yaitu Kabupaten Gemilang yang berarti melampaui prestasi, hebat dan jaya. Dalam menunjang hal tersebut, salah satu kebijakan yang dilakukan pemerintah setempat adalah membangun perpustakaan yang baik.
"Kita mengembangkan perpustakaan, karena ini adalah jendela Ilmu dan berbagai kegiatan yang dapat kita lakukan, antara lain literasi dalam rangka untuk menunjang dan membangun masyarakat membaca bagi masyarakat Kabupaten Gorontalo," lanjut Bupati Nelson.
Hal tersebut akan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gorontalo bagi anak-anak hingga orang dewasa dan melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), diharapkan dapat menyediakan buku untuk masyarakat dalam rangka membangun kecerdasan dan peningkatan SDM.
Pewarta: Adiwinata SolihinEditor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.