"Kami bingung dengan cerita hari ini di Sunday Mirror," kata satu pernyataan yang dikeluarkan oleh promotor petinju itu, Hennessy Sports.
"Tyson Fury benar-benar menyangkal setiap tuduhan doping. Dia berharap untuk pulih dari cedera dan mempertahankan gelarnya melawan Wladimir Klitschko pada bulan Oktober."
Surat kabar itu melaporkan bahwa jejak steroid anabolik yang dilarang itu "diduga ditemukan" dalam sampel yang diambil dari Fury sebelum ia mengalahkan Klitschko tahun lalu.
Dikatakan bahwa petinju bisa kehilangan sabuk gelar juara dunia dan menghadapi larangan panjang jika terbukti bersalah.
Seorang juru bicara Anti-Doping Inggris mengatakan lembaga itu tidak membahas atau mengungkapkan rincian dari setiap kasus sampai proses hukum telah selesai.
Fury sedianya akan mempertahankan gelar juara kelas berat WBA dan WBO melawan Klitschko di Manchester pada tanggal 9 Juli, tetapi kemudian diumumkan penundaan pada Jumat setelah ia menyatakan menderita keseleo pergelangan kaki saat latihan.
Petinju berusia 27 tahun itu menyebabkan kemarahan besar dengan mengalahkan Klitschko melalui keputusan bulat wasit pada bulan November, merupakan kekalahan pertama petinju Ukraina berusia 40 tahun itu dalam 11 tahun terakhir.
Editor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.