Wakil Ketua pengurus Tridharma Provinsi Gorontalo, Hengki Kamolie, Selasa, mengatakan, Goan Siao adalah prosesi untuk bertanya kepada dewa apakah perayaan Imlek 2568 bisa dilaksanakan.
"Setelah kita bertanya, ternyata diizinkan dan Cap Go Meh dapat dilaksanakan di jalan, atau berkeliling keluar dari kelenteng," jelas Hengky.
Untuk pelaksanaan Cap Go Meh, akan dilaksanakan selama tiga hari, yaitu tanggal 9-11 Februari, dan pada tanggal 11 Februari merupakan puncak acara, yaitu turun ke jalan.
Ritual sembayang Goan Siao sendiri, dilaksanakan tiga hari setelah Imlek, yang dilakukan oleh petugas sembahyang untuk mewakili umat.
Sementara itu, Ketua Majelis Tridharma Provinsi Gorontalo, Candra Duda mengatakan, dengan bergantinya ke tahun ayam, umat manusia lebih giat lagi bekerja dan selalu damai.
"Makna perayaan Imlek tahun 2568, kita bina kerukunan umat beragam di Provinsi Gorontalo, kita lebih mempererat tali silaturahmi dan kekeluargaan antar umat beragama," ungkapnya.
Pewarta: Adiwinata SolihinEditor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.