Kepala Seksi Penataan Kawasan Permukiman di Dinas Perumahan Rakyat Pemukiman dan Pertanahan (PRPP), Taufan Wantogia, mengatakan lewat grup media sosial, pihaknya berkomunikasi untuk menjaga fasilitas umum.
"Lewat grup `whatsapp` kami membentuk komunitas kemudian berkomunikasi jika ada kerusakan pada penerangan jalan. Kami menamakan program itu `Bone Bolango Cemerlang`," katanya.
Dengan program itu, Taufan mengharapkan agar warga merasa memiliki fasilitas tersebut. Dengan begitu, masyarakat bisa sama-sama menjaganya dari kerusakan.
Ia menjelaskan, persoalan penerangan jalan umum masih menjadi perhatian dari pemerintah. Untuk itu ia juga mengajak kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Bone Bolango untuk terlibat pada pengawasan fasilitas umum.
"Dari grup whatsapp itu, fungsi kontrol langsung terhubung dengan Bupati Hamim Pou. Apabila ada keluhan di lapangan, secara langsung dan cepat akan diketahui Hamim," katanya.
Tambah Taufan, saat ini Dinas tersebut fokus peningkatan pencahayaan di persimpangan jalan umum di desa dan kelurahan, untuk kebutuhan warganya.
Namun Taufan mengaku semua pemasangan penerangan jalan harus berdasar pada kebutuhan yang ada, jika tidak maka akan sia-sia.
"Saat pemasangan penerangan jalan, kami selalu melibatkan masyarakat sekitarnya, agar mereka bisa sama-sama merasa memliki dan menjaganya karena telah menjadi kebutuhan bersama," tutupnya.
: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.