Gorontalo (ANTARA) - Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Gorontalo memastikan biaya pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tidak akan membebani tuan rumah.
Tim Komunikasi Pemerintah Provinsi Gorontalo David Radjak di Gorontalo, Jumat mengatakan pelaksanaan MTQ merupakan domain dari pihak LPTQ.
Menurutnya pernyataan Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea yang menyebut pembiayaan MTQ tingkat provinsi, sepenuhnya dibebankan kepada kabupaten atau kota selaku tuan rumah, menuai tanggapan.
“Pemerintah Provinsi Gorontalo turut menganggarkan pelaksanaan MTQ melalui LPTQ, secara teknis mereka yang laksanakan. Jadi Pemprov tidak lepas tangan,” katanya.
Ketua LPTQ Budiyanto Sidiki mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Gorontalo telah mengalokasikan anggaran resmi untuk penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi.
“Nanti secara teknis kami berkoordinasi dengan LPTQ dan daerah tuan rumah untuk berbagi anggaran. Kenapa demikian? karena memang ini konsep yang dilakukan sejak MTQ pertama di Provinsi Gorontalo dan biasanya juga untuk skala nasional berlaku demikian,” kata Budiyanto.
Ia mengatakan keputusan tersebut tidak diambil secara sepihak.
“Ini merupakan amanat dari rapat kerja daerah LPTQ. Makanya kami terus berkoordinasi baik dengan LPTQ Kota Gorontalo, maupun Pemerintah Kota karena ini kondisi yang baru pertama kali,” katanya.
Pihaknya pun akan segera melaksanakan pleno, mengingat waktu terus berjalan sehingga harus diputuskan.
Proses registrasi tingkat nasional, akan mulai dilaksanakan di awal Juni nanti.
"Ini dilakukan Karena memang MTQ berpatokan pada petunjuk teknis yang diatur secara berjenjang,” katanya.
Pewarta: Susanti SakoEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026