Jakarta (ANTARA) - Netflix memulai pemutaran serial drama orisinal (original) bertema kuliner berjudul "Luka, Makan, Cinta" dalam platform pengaliran (streaming)-nya, Rabu.
Tim produksi memilih Bali sebagai tempat lokasi syuting karena ingin menambahkan karakter Indonesia yang berbeda untuk serial tersebut.
"Jadi emang ide kami mau 'amplify' itu dengan ke Bali, untuk menambahkan karakter ceritanya dengan tekstur Indonesia yang sangat berbeda," kata Sutradara Teddy Soeriaatmadja saat konferensi pers di tempat makan estetik di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu.
Judul serial itu terdiri atas tiga kata yaitu: "Luka, Makan, Cinta".
Kata "Luka", kata Teddy, adalah nama karakter serial ini yang terinspirasi dari lagu milik penyanyi Amerika Serikat bernama Suzanne Vega berjudul Luka.
"Lagu itu sering main di 'playlist' saya. Jadi untuk menamakan ini 'Luka, Makan Cinta', rasanya benar. Setelah diulang beberapa kali, rasanya benar. Karena karakter Luka pun juga ada," kata Teddy.
Serial yang berjumlah delapan episode itu dibintangi sejumlah aktor dan aktris seperti Deva Mahenra sebagai Dennis, Mawar de Jongh sebagai Luka, hingga Sha Ine Febriyanti sebagai Sari.
Menurut Ine, serial itu memiliki hampir 50 persen yang mengambil adegan di dapur.
Salah satunya poin mereka adalah bagaimana caranya bisa membawa konsep makanan dan kuliner terasa nikmat di mata pencinta drama, baik dari tampilan, cerita dan tekstur Indonesia yang sangat berbeda.
"Dengan 'reading', kita semua tuh persiapannya tiga bulan, dan yang paling intens itu ya di dapur, mungkin hampir 50 persen di dapur di mana kami masak, di mana kami memotong bawang, di mana juga 'plating'," kata Ine.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Serial drama bertema kuliner "Luka, Makan, Cinta" tayang di Netflix
Pewarta: Abdu FaisalEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026