Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango, Provinsi Gorontalo berupaya meningkatkan produktivitas jagung melalui Project Agrosolution (agrosolusi) PT Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim) di daerah tersebut.
Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan SDA Pemkab Bone Bolango Yusbar Ismail di Gorontalo, Rabu mengatakan hal itu bagian dari apresiasi pemerintah terhadap inisiasi PT Pupuk Kaltim, yang telah meluncurkan program untuk meningkatkan produktivitas komoditi jagung.
"Program ini sebagai langkah strategis untuk mengatasi keterbatasan alokasi pupuk subsidi bagi petani," kata Yusbar.
Tantangan utama sektor pertanian saat ini adalah pemenuhan sarana produksi khususnya pupuk, mengingat kemampuan pemerintah untuk menyediakan pupuk bersubsidi belum menjangkau seluruh kebutuhan petani, sehingga kehadiran agrosolusi menjadi alternatif yang krusial.
Pupuk subsidi saat ini belum bisa terpenuhi secara keseluruhan oleh pemerintah, sehingga alternatif tersebut perlu dikampanyekan dan dilaksanakan pada setiap musim tanam.
Beberapa poin penting dalam pelaksanaan program itu meliputi, program agrosolusi mencakup area seluas 250 hektare yang dikhususkan untuk tanaman jagung.
Poin berikutnya adalah, pemerintah daerah menjamin adanya pendampingan intensif dari penyuluh pertanian, pihak kecamatan, desa hingga kabupaten.
Setelah itu adalah target nasional, dimana kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pemicu peningkatan produksi jagung secara nasional, guna memperkuat ketahanan pangan dari daerah.
Selain untuk meningkatkan kesejahteraan petani lokal, lokasi penanaman jagung ini diproyeksikan menjadi salah satu titik kunjungan penting dalam agenda nasional.
Ia mengatakan pada bulan Juni 2026 Provinsi Gorontalo akan menjadi tuan rumah kegiatan Pekan Nasional (PENAS) Tani Nelayan, sehingga diharapkan lokasi agrosolusi di Bone Bolango menjadi titik kunjungan bagi peserta dari seluruh Indonesia.
"Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Bone Bolango berharap para petani dapat menyambut baik program tersebut demi keberlanjutan pembangunan pertanian di daerah, serta peningkatan produksi jagung," imbuhnya.
Pewarta: Susanti SakoEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026