Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Gorontalo menyediakan sekitar 5.000 homestay milik warga untuk mengakomodasi peserta Pekan Nasional (Penas) Tani dan Nelayan XVII yang akan berlangsung di daerah itu pada 20-25 Juni 2026.
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat meninjau kesiapan homestay di Desa Bunggalo, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, Rabu, mengatakan pemerintah daerah terus memetakan rumah-rumah warga yang layak digunakan sebagai tempat menginap bagi peserta yang diproyeksikan datang dari berbagai daerah di Indonesia.
"Walaupun rumah ini belum ada stiker Penas yang menandakan dipilih, tetapi menurut saya sangat memenuhi syarat. Ruangnya luas, kamarnya besar-besar. Ada empat kamar, sementara targetnya hanya delapan orang per rumah," kata Idah.
Menurut dia, sejumlah rumah bahkan memiliki kapasitas lebih besar untuk menampung peserta yang umumnya datang secara berkelompok sehingga membutuhkan lokasi menginap yang sama.
Selain memastikan kelayakan bangunan dan kapasitas hunian, pemerintah daerah juga mengingatkan pemilik homestay untuk menjaga kebersihan lingkungan serta mengamankan barang-barang yang berpotensi rusak selama rumah ditempati peserta.
Idah mengatakan kesiapan masyarakat sebagai tuan rumah menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Penas XVII yang merupakan ajang nasional bagi pelaku sektor pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, dan kehutanan.
Ia juga meminta pemilik homestay mengedepankan keramahtamahan serta mampu memberikan informasi dasar yang dibutuhkan peserta selama berada di Gorontalo.
"Keramahtamahan sangat penting karena kita adalah tuan rumah. Selain memberikan kenyamanan, pemilik rumah juga perlu mengetahui informasi dasar seperti lokasi wisata, rumah sakit, puskesmas maupun nomor layanan darurat," ujarnya.
Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus melakukan pendataan dan verifikasi rumah warga yang berpotensi dijadikan homestay seiring bertambahnya jumlah peserta yang telah mendaftar mengikuti Penas XVII.
Selain meninjau homestay, Idah bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo Mulyadi Mario juga mengecek kesiapan lokasi Gelar Teknologi Pertanian di Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pada lokasi utama yang akan menjadi pusat pameran inovasi dan teknologi pertanian selama pelaksanaan Penas XVII di Gorontalo.

Wakil Gubernur melanjutkan peninjauan lokasi Gelar Teknologi Pertanian di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (3/6/2026). (HO-Diskominfotik)
Pewarta: Faradila AlimEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026