Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut integrasi data terkait angkutan barang dan logistik sebagai bagian persiapan penerapan zero over dimension over loading (Zero ODOL) pada Januari 2027 telah mencapai 98 persen.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan mengatakan pemerintah menjalankan sejumlah langkah sesuai rencana aksi Zero ODOL, mulai dari integrasi data, digitalisasi pengawasan dan penegakan hukum hingga penyiapan regulasi.
“Yang pertama terkait dengan integrasi data, terkait dengan angkutan barang logistik. Ini sudah 98 persen terintegrasi, tinggal beberapa persen saja,” kata Aan seusai rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis.
Ia menegaskan Kemenhub tetap mengacu pada rencana penerapan Zero ODOL mulai Januari 2027.
“Sesuai dengan rencana dan rencana aksi yang sudah kita susun, Januari 2027 kita akan berlakukan Zero ODOL,” ujarnya.
Selain integrasi data, Kemenhub telah melakukan uji coba digitalisasi pengawasan dan penegakan hukum terhadap kendaraan angkutan barang.
Aan mengatakan hasil pengawasan tersebut akan dievaluasi pada 10 September 2026 sebagai bagian dari persiapan penerapan kebijakan pada tahun depan.
“Kita sudah uji coba untuk pengawasan dan penegakan hukum ini terhadap angkutan logistik. Ini nanti kita evaluasi, tanggal 10 nanti kita evaluasi bagaimana hasil dari pengawasan tersebut,” ucapnya.
Untuk mendukung penerapan Zero ODOL, Aan menyebut anggaran yang dibahas untuk 2027 saat ini berada di kisaran Rp70 miliar.
Namun, ia menekankan nominal tersebut masih dapat berkembang mengikuti proses pembahasan anggaran 2027 bersama DPR RI.
“Tapi kan ini masih terus berkembang. Nanti mungkin ada update lagi berapa sesuai dengan keputusan DPR ini,” ujar Aan.
Dalam pagu anggaran 2027, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat memperoleh sekitar Rp5,15 triliun, meningkat Rp843,07 miliar dibandingkan pagu indikatif sekitar Rp4,31 triliun.
Dari pagu tersebut, sekitar Rp876,96 miliar dialokasikan untuk kegiatan keselamatan dan keamanan transportasi darat yang mencakup antara lain penanganan ODOL, perlengkapan jalan, penanganan lokasi rawan kecelakaan, zona selamat sekolah, serta pemeriksaan kelaikan kendaraan.
Aan juga mengatakan Kemenhub tengah menyiapkan tim terkait perubahan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sebagai bagian dari penyiapan regulasi menuju penerapan Zero ODOL.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenhub: Integrasi data menuju Zero ODOL capai 98 persen
Pewarta: Aria AnandaEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.