Manado, (ANTARA GORONTALO) - Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara Djouhari Kansil mengatakan, tarian masamper merupakan salah satu budaya bernuansa reliligus, karena itu sangat tepat dengan tema kegiatan "Kasih Menembus Perbedaan".

Masamper akan memupuk rasa persaudaraan dan kebersamaan melalui gerak dan lagu yang seirama dan indah dipandang mata, kata Wagub pada lomba 'Masamper Paskah' di Manado, seperti disampaikan Kabag Humas Pemporv Sulut, Jemmy Kumendong.

Lomba masamper tersebut dalam rangka memperingati Paskah Tahun 2014 diselenggarakan Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, Jumat (25/4) diikuti 11 peserta utusan instansi.

Wagub memberi apresiasi kepada segenap jajaran Dinas Kesehatan Sulut yang telah menggelar lomba grup masamper dalam rangka memperingati paskah tahun ini.

Paskah memberi makna untuk mengingatkan kepada umat manusia akan pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib untuk menebus dosa-dosa manusia, jelas Wagub Kansil.

Berhasil keluar sebagai Juara I Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM), Juara 2 Rumah Sakit (RS) Noongan, Juara 3 Bidang Pemulihan Kesehatan (BPK) Dinkes Sulut.



Editor : Hence Paat

COPYRIGHT © ANTARA 2026