"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk jangan terpancing pada isu stunami yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya," kata Kepala BMKG Pangkalpinang Kurniaji di Pangkalpinang, Senin.
Ia mengatakan BMKG sebagai satu-satunya lembaga yg berwenang dalam memberikan peringatan akan terjadinya tsunami hingga saat ini tidak pernah mengumumkan bahwa akan adanya Tsunami di daerah ini.
"Kita tahu bahwa tsunami dapat terjadi jika didahului oleh beberapa fenomena alam antara lain gempa bawah laut dengan magnitudo berkekuatan 6.8 SR," ujarnya.
Selain itu, kata dia, pasang purnama, aktivitas vulkanik atau gunung berapi bawah laut, longsoran dasar laut atau fenomena lainnya yang belum bisa dipahami.
"Semua fenomena alam tanda-tanda tsunami tersebut tidak terjadi di wilayah Bangka Belitung, khususnya Toboali. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu resah dengan isu tsunami yang menghantui masyarakat," katanya.
Ia mengimbau masyatakat untuk mengakses informasi resmi BMKG yaitu www.bmkg.go.id atau melalui whatsapp 08127175692 dan telgram operasional BMKG Pangkalpinang (082280623602) atau juga melalui media facebook dengan menginvite Stasiun Meteorologi Pangkalpinang.
"Kami berharap kepada masyarakat untuk jangan terpancing pada isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan akseslah informasi resmi BMKG," katanya.
Pewarta: AprionisEditor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.