Gladbach mengancam untuk memberikan kekalahan perdana musim ini kepada tim Bavaria yang dilatih Pep Guardiola, meski mereka hanya menguasai bola sebanyak 30 persen.
Taktik-taktik tuan rumah mampu menahan tekanan dari Bayern dan merepotkan sang pemuncak klasemen melalui serangan balik pada pertandingan yang berlangsung ketat ini.
"Kami bertahan dengan cerdas dan Bayern berada di bawah banyak tekanan, saya senang dengan satu angka," kata pelatih Gladbach Lucien Favre.
Kiper Bayern Manuel Neuer menjalani malam yang sibuk untuk menahan para penyerang Gladbach Raffael, Max Kruse, dan Patrick Herrmann, sedangkan pada sisi lapangan lainnya upaya pemain Bayern David Alaba membentur tiang gawang pada babak pertama.
"Jika Bayern tidak memiliki Neuer di gawangnya, mereka akan kemasukan satu atau dua gol," kata gelandang Gladbach Christoph Kramer.
"Kami benar-benar menyulitkan tim yang benar-benar kuat."
Penyerang asal Polandia Robert Lewandowski juga melepaskan sepakan melebar bagi Bayern sedangkan pemain pengganti Claudio Pizarro menyia-nyiakan peluang pada fase akhir pertandingan.
Bayern bermain imbang untu ketiga kalinya pada musim ini setelah enam kemenangan beruntun - termasuk saat menghancurkan Roma dengan skor 7-1 pada pertandingan Liga Champions.
"Kami mengendalikan permainan dengan baik pada babak pertama, namun kami kelelahan setelah turun minum, kehilangan disiplin dan membiarkan mereka terlalu banyak melakukan serangan balik," kata Guardiola.
"Secara kseluruhan, saya senang dengan penampilan dan satu angka ini."
Situasi tetap ketat bagi tim-tim yang mengejar Bayern, di mana tim peringkat kedua Gladbach, Wolfsburg, dan Hoffenheim tertinggal empat angka dari sang pemuncak klasemen.
Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, VfL Wolfsburg naik ke peringkat ketiga setelah memberikan kekalahan ketiga di musim ini bagi Mainz, berkat kemenangan 3-0.
Gol-gol yang dibukukan Naldo, Ivan Perisic, dan Daniel Caliguri membawa tuan rumah meraih tiga angka.
Wolfsburg - yang pengatur permainan asal Belgianya Kevin de Bruyne tampil gemilang - membuka keunggulan ketika bek asal Brazil Naldo menyundul bola tendangan penjuru pada menit ke-15.
Kiper Mainz Loris Karius menggagalkan upaya De Bruyne ketika ia mendorong sepakan mantan gelandang Chelsea itu ke mistar gawang pada menit ke-58, namun gol kedua Wolves tercipta dari tendangan sudut yang dihasilkan dari kejadian itu.
Naldo kembali tidak terkawal di kotak penalti dan ia menyundul bola tertuju kepada pemain internasional Kroasia Perisic untuk diteruskan dengan tandukan yang gagal dihentikan Karius dari jarak dekat.
Caliguri memastikan kemenangan timnya pada menit ke-87 ketika ia menyepak umpan silang pemain internasional Belgia U-21 Junior Malanda.
"Anda dapat melihat bahwa kami benar-benar berada di posisi teratas. Mainz memulainya dengan baik, namun kami memperlihatkan potensi kami," kata pelatih Wolves Dieter Hecking.
"Cara kami bermain, Mainz tidak dapat mengambil apapun dari kami dan mereka benar-benar berada satu kelas di bawah kami."
Pada Sabtu, laju mengerikan Borussia Dortmund di liga domestik berlanjut ketika mereka kalah 0-1 - kekalahan keempat beruntun mereka - dari Hanover 96 yang membuat mereka terpuruk di peringkat ke-15, dan hanya unggul satu angka dari zona degradasi.
Mereka memiliki tugas berat saat menghadapi Bayern Sabtu mendatang di Munich.
Laju buruk Dortmund di kancah domestik sangat kontras dengan penampilannya di Liga Champions, di mana mereka memuncaki klasemen grup dengan tiga kemenangan beruntun setelah pada Rabu menang 4-0 di markas Galatasaray.
Sebagai upaya untuk menghadirkan penampilan Eropa mereka di Liga Jerman, Dortmund bahkan mendapatkan izin khusus untuk menghadapi Liga Champions segera setelah memainkan pertandingan Liga Champions, namun mereka tetap tidak mampu mengulanginya.
Roberto di Matteo gagal meraih kemenangan beruntun ketiganya sebagai pelatih Schalke 04 pada Sabtu malam, ketika "Royal Blues" kalah 0-1 dari tuan rumah Bayer Leverkusen pada pertandingan antara dua perwakilan Jerman di Liga Champions itu.
Gelandang Turki Hakan Calhanoglu menjadi penentu kemenangan melalui tendangan bebasnya pada menit ke-53, meski tuan rumah mendapat hantaman karena kehilangan gelandang internasional Jerman Stefan Reinartz selama tiga bulan karena mengalami patah tulang rongga mata.
Penghuni dasar klasemen Werder Bremen memecat pelatih Robin Dutt pada Sabtu, kurang dari 24 jam setelah timnya kalah 0-1 dari Cologne.
Pria 49 tahun itu merupakan pelatih korban Liga Jerman ketiga musim ini setelah Mirko Slomka (dari Hamburg) dan Jens Keller (Schalke 04).
Pelatih Bremen U-23 Viktor Skripnik telah ditunjuk untuk menjadi pelatih sementara, brsama mantan gelandang Jerman Torsten Frings sepanjang pencarian pengganti Dutt.
Editor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.