Ketua TP-PKK, Reni Yasin Hiola, mengatakan, lomba tersebut merupakan upaya organisasi perempuan itu, untuk menumbuhkan semangat menciptakan ragam kreasi makanan sehat yang inovatif dan memiliki cita rasa modern.
Meskipun bahan utamanya dari non beras, seperti pisang, ubi, sagu dan jagung, namun selera khas Gorontalo yang kaya akan perpaduan rempah-rempah, dapat menghasilkan makanan yang enak dan bisa dijadikan menu harian keluarga.
Makanan non beras sangat beragam di daerah ini, sehingga kata Reni, nilai gizi yang terkandung di dalamnya dapat merangsang pertumbuhan setiap anggota keluarga.
Apalagi makanan olahan non beras sangat alami dan tidak berdampak merugikan untuk konsumsi harian, sehingga lomba cipta menu yang dipusatkan di Pantai Minanga, Kecamatan Atinggola itu, akan langsung dinikmati masyarakat.
Reni mengatakan, lomba cipta makanan non beras pada Hari Kartini, juga untuk merangsang para perempuan, khususnya remaja putri untuk lebih mengenal makanan tradisional daerahnya, serta memiliki minat yang tinggi untuk menjalankan kodratnya sebagai perempuan.
"Para Kartini zaman sekarang, tidak boleh malu berada di dapur dan harus bisa memasak sebagai nilai tambah dalam mempersiapkan diri sebagai ibu rumah tangga," ungkap Reni pada lomba yang menyertakan pengurus dasa wisma PKK di kecamatan tersebut.
Pewarta: Oleh Susanti Sako: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.