Fraksi Nasional Demokrat (F-NasDem) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Utara, menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) serta perlengkapan yang diperlukan tim medis dalam penanggulangan COVID-19 di daerah itu.

"Hari ini, kami menyalurkan bantuan di dua puskesmas, yaitu puskesmas Kwandang dan puskesmas Atinggola," ujar penasihat F-NasDem DPRD Gorontalo Utara, Roni Imran, di Gorontalo, Senin.

Pihaknya masih memprioritaskan penyaluran paket APD di puskesmas-puskesmas yang berdekatan dengan pintu masuk ke Gorontalo melalui kabupaten tersebut, yaitu puskesmas di perbatasan wilayah timur, puskesmas Atinggola, serta puskesmas yang berdekatan dengan pelabuhan Kwandang, yaitu puskesmas Kwandang.

Selanjutnya, penyaluran akan diserahkan untuk puskesmas Anggrek, yang berdekatan dengan pelabuhan Anggrek, serta puskesmas Tolinggula yang ada di pintu masuk Gorontalo-Sulawesi Tengah (Sulteng) di Kecamatan Tolinggula.

Bantuan melalui F-NasDem yang dikirim langsung wakil ketua DPR RI, Rachmat Gobel tersebut, akan disalurkan secara bergelombang, hingga nanti penyalurannya menjangkau seluruh puskesmas di kabupaten itu.

Dalam masa-masa sulit mendapatkan APD, kata Roni, yang juga menjabat wakil ketua I DPRD Gorontalo Utara, F-NasDem mengambil bagian untuk memudahkan pengadaan APD yang sangat diperlukan tim medis di garda terdepan, baik di pintu masuk darat dan laut, rumah sakit daerah serta di seluruh puskesmas.

"Penyaluran ini pun sebagai upaya membangun optimisme bagi para tim medis yang berjuang di garda terdepan, memastikan daerah ini bebas COVID-19," ujar Roni yang didampingi ketua F-NasDem, Mikdad Yeser, serta para anggotanya, yaitu Dedy Dunggio ketua Komisi II DPRD, Jerri Kiswanto anggota Komisi I dan Andi Matawang, anggota Komisi II sekaligus anggota Badan Anggaran DPRD.

Roni berharap, bantuan itu bisa dipercepat untuk keperluan para tim medis dalam penanggulangan COVID-19, serta mendukung pemerintah kabupaten dalam mempercepat penyaluran APD yang sangat diperlukan.

"Pengadaan bersumber dari dana APBD 2020 dipastikan ada, namun memang proses birokrasi yang harus ditempuh cukup mempengaruhi percepatan penyediaan APD.

Ditambah lagi, dalam proses pembeliannya, pemerintah kabupaten diperhadapkan dengan kekosongan stok, maka F-NasDem mengambil peran mengadakannya lebih awal melalui bantuan pak Rachmat Gobel yang dipesan langsung dari Jepang," ungkap Roni.
Sementara itu, kepala Puskesmas Atinggola, Meike Ibrahim, mengaku terharu menerima bantuan tersebut.

Ia menjelaskan, untuk kedua kalinya, F-NasDem menyalurkan paket APD, termasuk masker, susu dan vitamin untuk Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten di perbatasan tersebut.

Bantuan langsung disalurkan kepada para aparat TNI dan Polri, Satuan Polisi Pamong Praja, aparat Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta pemerintah kecamatan Atinggola.

Bantuan gelombang ke dua ini, disalurkan untuk tim medis di puskesmas Atinggola dan Kwandang, berupa 29 set APD (baju astronot) putih, 2 set baju astronot hijau, 2 dus masker, 6 set kaca mata pelindung, pelindung wajah "face shield" dan 1 unit thermoscan (thermo gun).

Untuk thermoscan akan langsung digunakan memeriksa suhu tubuh setiap pengunjung di puskesmas, sementara paket APD akan digunakan untuk menangani pasien yang dicurigai atau menunjukkan gejala klinis seperti COVID-19.

"Terima kasih F-NasDem, bantuan ini sungguh sangat melegakan para tim medis yang selama ini bertugas dengan hanya mengandalkan masker dan sarung tangan "handscoon", ditambah kekhawatiran mulai menipisnya stok di puskesmas," pungkas Meike.***
Tim medis puskesmas Atinggola, langsung uji pakai bantuan perangkat APD bantuan fraksi NasDem DPRD Gorontalo Utara, yang diserahkan langsung penasihat F-NasDem, Roni Imran juga menjabat wakil ketua I DPRD, didampingi para anggotanya serta sekretaris DPD NasDem Gorontalo Utara. (ANTARA/Susanti Sako)

Pewarta: Susanti Sako

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2020