Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Gorontalo mendukung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hasri Ainun Habibie, menjadi rumah sakit yang menerapkan digitalisasi dalam pelayanan rumah sakit.

Dukungan ini dilakukan dengan membantu RSUD Ainun, untuk segera menerapkan tanda tangan digital pada proses Rekam Medik Elektronik (RME).

Kepala Diskominfotik Provinsi Gorontalo Masran Rauf, Jumat, mengatakan di era digital semua sektor perlu menerapkan digitalisasi termasuk dalam hal pelayanan publik.

“Kami akan berkolaborasi dalam digitalisasi pelayanan RSUD Ainun ini, agar masyarakat terlayani dengan maksimal,” katanya di Gorontalo.

Saat ini RSUD Hasri Ainun Habibie telah menerapkan beberapa aplikasi digital dalam proses pelayanan kepada masyarakat.

Kepala bagian Administrasi Umum dan Keuangan RSUD Hasri Ainun Habibie, Winardi Dayi, menjelaskan pihaknya sejak tahun 2020 mulai menginisiasi pelayanan digital dengan menerapkan beberapa sistem informasi.

“Kami butuh dukungan pihak terkait,  terutama dari Kominfo salah satunya terkait dengan penerapan tanda tangan digital,” ungkap Winardi.

Winardi berharap dengan penerapan sistem informasi ini, pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien.

“Target kami juga pelayanannya bisa tepat waktu. Agar masyarakat tidak perlu bolak balik hanya untuk mendapatkan pelayanan misalnya mendaftar,” tukasnya.

Salah satu aplikasi daring yang telah diterapkan adalah registrasi atau pendaftaran pasien, yakni Sistem Informasi Registrasi Online (Sirine).

 

 

 

Pewarta: Debby H. Mano

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2021