Anggota Komisi III DPRD Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Wisye Pangemanan mengatakan target agar wisatawan memilih tinggal lebih lama untuk menikmati wisata daerah ini sangat diharapkan.

"Seperti yang berhasil dilakukan pihak pengelola Pulau Saronde (Blue Bay Divers) yang mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan manca negara ke pulau itu," kata Wisye, di Gorontalo, Kamis.

Kondisi itu sangat menguntungkan daerah khususnya berdampak langsung pada masyarakat. 

"Saya pun ikut bangga dengan pencapaian ini. Tadi pagi, nampak banyak wisatawan asing berbelanja di pasar tradisional Kamis Moluo Kecamatan Kwandang. Wah senang sekali melihat itu," katanya.

Ia mengaku bangga melihat banyak wisatawan asing yang berbelanja di pasar tradisional. "Ini pencapaian luar biasa dilakukan pihak investor selaku pengelola destinasi wisata di daerah ini. Saya mengapresiasi  kondisi ini," kata Wisye.

Menurutnya, hal yang patut diapresiasi adalah pihak investor selaku pengelola objek wisata Pulau Saronde mampu sinergi dengan harapan pemerintah daerah di sektor pariwisata.

Salah satunya adalah mendatangkan wisatawan manca negara maupun nusantara untuk menikmati keindahan objek wisata di daerah itu, dengan target lama tinggal dua hingga tiga hari bahkan lebih.

Target lama tinggal di daerah ini sangat diharapkan, agar keberadaan wisatawan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.

"Mereka (wisatawan) bisa menikmati pariwisata daerah ini menyewa alat transportasi rakyat seperti perahu dan becak motor (bentor). Mereka berbelanja seperti yang nampak hari ini di pasar tradisional Kamis Moluo di Kecamatan Kwandang. Jujur saya tertegun dan senyum sumringah melihat ini," kata Wisye.

Ia berharap, pariwisata daerah ini semakin maju dan berkembang.

Pemerintah daerah pun diminta terus berinovasi termasuk mendukung program investasi yang dilakukan dalam pengelolaan sektor pariwisata dengan mempermudah proses perizinan, meningkatkan infrastruktur sebagai akses yang akan memudahkan pengembangan sektor pariwisata yang dimiliki.

"Pemerintah daerah jangan ragu membangun infrastruktur yang diperlukan," katanya pula.

Dampaknya tentu sangat besar bagi program investasi juga terhadap sumber penerimaan sebagai pendapatan asli daerah.

Salah seorang pedagang di pasar tradisional Kamis Moluo Kecamatan Kwandang, Hatri mengaku kaget didatangi pembeli asing.

"Beruntung mereka didampingi pemandu sehingga dapat mengartikan maksud wisatawan itu. Ada yang membeli rempah rempah, membeli tomat segar yang banyak. Ada pula yang membeli sayuran seperti timun dan sawi. Alhamdulillah dagangan saya laris manis," katanya.

Une Hasan, pengendara becak motor (bentor) juga mengaku senang.

"Biasanya tarif dari Pelabuhan Kwandang ke pasar Moluo, Rp5 ribu per orang. Tapi turis ini membayar seharga Rp20 ribu per orang. Senang sekali dapat rezeki nomplok," kata Une.

Ia mengatakan, sudah beberapa kali pihak pengelola Pulau Saronde mengajak wisatawan asing berbelanja ke pasar tradisional.

"Kami (pengendara bentor) sering berebutan untuk melayani. Mereka (wisatawan) pun gembira naik bentor meski rata rata tidak bisa berbahasa Indonesia. Yang penting kami bisa meraup untung dan senang bisa melayani mereka dengan baik," katanya.***

Pewarta: Susanti Sako

Editor : Debby H. Mano


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2023