Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo dan Nahdlatul Ulama (NU) membangun kemitraan strategis dalam rangka penguatan ekonomi kerakyatan di daerah itu.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengatakan keinginan tersebut dalam acara peresmian Kantor PWNU Gorontalo di Jalan Sam Ratulangi Gorontalo di Gorontalo, Kamis.
Ia menegaskan bahwa sinergi dengan organisasi keagamaan, seperti NU, sebagai hal penting untuk mendukung program-program unggulan daerah, antara lain di bidang pertanian, peternakan, dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dia mengharapkan pesantren ikut ambil bagian dalam program tersebut.
"Saya mengajak pesantren untuk kembali menanam jagung. Pemerintah provinsi siap menjamin bibit hingga pasarnya. Mari kita bangkitkan ekonomi pesantren," kata Gusnar.
Ia juga menitipkan harapan besar kepada Ketua Umum PBNU untuk mendukung terwujud embarkasi haji di Gorontalo.
Menurut dia, keberadaan embarkasi haji akan memberikan dampak ekonomi signifikan terhadap pembangunan daerah dan masyarakat, mengingat ribuan warga Gorontalo setiap tahun harus berangkat dari luar provinsi untuk menunaikan ibadah umrah dan haji.
"Kalau embarkasi haji terwujud, maka bukan hanya mempermudah umat tetapi juga akan menggerakkan ekonomi lokal secara luas," kata Gusnar.
Peresmian kantor PWNU dihadiri oleh Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Gusnar dan Gus Yahya.
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2025